BERITA
BPR JAWA TIMUR
berita1.jpg
Kamis, 17-07-2019
32 PEMIMPIN CABANG BANK BPR JATIM BANK UMKM JAWA TIMUR BERSAMA 39 KEPALA KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL (BPN) SE-JATIM MELAKUKAN PENANDATANGANAN

Dirut Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim, Yudhi Wahyu bersama Kepala Kanwil BPN Jatim Heri Santoso dan Kepala Dinkop dan UKM Jatim Mas Hadi Purnomo menyaksikan penandatangan PKS antara Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dengan Cabang BPR Jatim se-Jawa Timur.

Sebanyak 32 kantor cabang PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jawa Timur atau Bank UMKM Jatim, bersama 39 kepala kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) se-Jatim, melakukan Penandatanganan Kerjasama (PKS) terkait data sertifikat tanah, Rabu (17/7/2019).

Direktur Utama Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim, Drs Yudhi Wahyu AK MM menuturkan, penandatanganan PKS ini merupakan tindaklanjut penandatangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Jatim Juni lalu.

Dengan adanya penandatanganan PKS ini, akses untuk mendapatkan nasabah baru khususnya pelaku UMKM akan semakin terbuka lebar. Sebab BPN sebagai lembaga resmi pemerintah yang mengurusi sertifikasi tanah, akan mengajak Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim untuk memberikan saluran kredit kepada masyarakat yang memiliki usaha dengan jaminan sertifikat tanah. “Kami menargetkan bisa menggelontorkan kredit sebanyak Rp112 miliar. Tapi jika memungkinkan target itu akan kita naikkan. Nanti akan kita evaluasi,” ujar Yudhi.

Kepala Kanwil BPN Jatim, Heru Santoso mengatakan, "Kami menyambut baik sekali kerjasama dengan Bank BPR Jatim ini, mengingat potensi yang didapat dari men-agunankan sertifikat ini cukup bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor modal usaha,".

Saat ini di Jawa Timur tercatat ada 8 juta sertifikat dari sekitar 18 juta bidang tanah. Sebanyak 10 juta bidang tanah ini dikebut oleh BPN dalam hal pengukuran sebagai syarat utama penerbitan sertifikat. "Bila Bank BPR Jatim bersinergi bersama kami, silakan. Potensinya sangat besar. Tahun 2019 ini, target kami bisa menerbitkan 1,28 juta sertifikat dan melakukan pengukuran 1,7 juta bidang tanah," jelas Heru.

Dalam menggaet nasabah baru, Yudhi mengatakan, Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim tidak berjalan sendirian. Tapi dibantu Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, yang memiliki jutaan UMKM. “Harapan kami dengan adanya sinergi ini, Dinkop dan UKM Jatim bisa mensortir UMKM mana yang potensial untuk kita beri pinjaman. Dinkop dan UKM Jatim punya UMKM binaan yang sangat banyak,” tandasnya.

Dalam penandatanganan kerjasama tersebut, hadir Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jawa Timur, Mas Hadi Purnomo. "Kami sangat mendukung kerjasama ini. Di Jatim ada 9,7 juta UMKM yang operasional. Bila memang ada yang memerlukan pendampingan untuk penyaluran modal kerja melalui agunan sertifikat tanah ini kami siap ikut," kata Mas Hadi Purnomo.

Tak hanya itu, pihaknya juga punya tim monitoring dan investaris yang bisa bersama-sama dengan tim dari Bank BPR Jatim untuk menjaga agar kredit berjalan sesuai dengan progres dan peruntukannya. Bisa dikembalikan dengan angka NPL bisa rendah.

Bootstrap Templates by uiCookies