BERITA
BPR JAWA TIMUR
berita1.jpg
Kamis, 16-04-2019
Bank BPR Jatim dan BPN bekerjasama memberikan akses permodalan dengan sertifikat hasil PRONA

Selasa tanggal 16 April 2019 tepatnya di Pendopo Kabupaten Nganjuk telah melaksanakan Program PTSL (PendaftaranTanah Sistematis Lengkap) atau yang dulu dikenal dengan Nama PRONA (Proyek Nasional Agraria) yang dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Nganjuk H.Novi Rahman Hidayat, S.Sos, M.M, Kepala BPN Nganjuk Bapak Edison Lumban Batu S.H, M.H , Kapolres Nganjuk, Komandan Kodim Nganjuk, Kepala Pengadilan Nganjuk, Pemimpin BPR Jatim Cabang Nganjuk Bapak Suwarno, S.E, Pemimpin Bank Jatim Cabang Nganjuk, Dirut RSUD, Kepala Sekda Nganjuk, Camat Nganjuk, Kepala kelurahan Desa Gandu Dan Sonopatik, serta masyarakat Gandu Dan Sonopatik. Menurut Bapak Edison selaku Kepala BPN Nganjuk mengatakan bahwa program PTSL ini sudah ada sejak tahun 2017 yang sudah terselesaikan sebanyak 5 juta bidang tanah se-Indonesia. Pada tahun 2019 program PTSL mencapai total sebanyak 9 juta bidang tanah se-Indonesia , di Pemprov Jatim sendiri sudah ada 1.520 bidang tanah. Untuk program PTSL di kota Nganjuk pada tahun 2017 sebanyak 25.000 bidang tanah yang terselesaikan, tahun 2018 sebanyak 50.000 bidang tanah yang terselesaikan, tahun 2019 sampai bulan Agustus diperkirakan mencapai 46.000 bidang tanah, sedangkang untuk proses hingga selesai menjadi sertifikat diperkirakan maximal dalam jangka waktu 1tahun harus sudah terselesaikan. Penyerahan sertifikat secara simbolik oleh Bapak Bupati Nganjuk yang meliputi 2 Desa yaitu Desa Gandu sebanyak 350 sertifikat, sedangkan Desa Sonopatik sebanyak 400 sertifikat. Menurut Bapak Bupati tujuan dari adanya pembagian sertifikat ini yang pertama adalah menjamin kepastian hukum atas perolehan tanah untuk dipergunakan masyarakat agar tidak terjadi sengketa dikemudian hari, kedua mengurangi konflik-konflik secara perdata, Dan yang ketiga menyejahterakan masyarakat untuk memperoleh modal apabila sertifikatnya dijaminkan di Bank. Masih menurut Novi, juga menghimbau agar masyarakat dalam mengakses permodalan lebih memilih Bank milik pemerintah daerah seperti BPR Jatim maupun Bank Jatim, Hal ini dikarenakan agar PAD yang masuk ke pemda bisa disalurkan kembali ke masyarakat. Program penyerahan PTSL ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Bank BPR Jatim Cabang Nganjuk bekerja Sama dengan BPN Nganjuk yang sebelumnya diadakan di Desa Kedungrejo dengan jumlah 450 sertifikat Dan Desa Duren kecamatan sawahan sebanyak 300 sertifikat. Hingga saat ini dengan adanya program PTSL sudah banyak pengajuan yang masuk Dan dibiayai oleh BPR Jatim Cabang Nganjuk.(ht, ngjk)

Bootstrap Templates by uiCookies